Nani Afrida
24 Maret 2020•Update: 26 Maret 2020
Emre Ayvaz
SAKARYA, Turki
Turki mengkarantina 348 penumpang pesawat yang tiba dari luar negeri Senin sebagai upaya pencegahan menyebarnya virus korona atau Covid-19.
Para penumpang diperiksa oleh staf medis di Bandara Istanbul dan dipindahkan ke provinsi Sakarya, tempat mereka akan menghabiskan 14 hari ke depan dipantau oleh staf medis untuk setiap gejala yang berhubungan dengan virus korona.
Sosiolog dan psikolog juga akan memberikan dukungan kepada mereka yang berada dalam karantina.
Turki juga telah mengevakuasi siswa Turki dari Inggris, Irlandia, Swiss, dan Polandia berdasarkan permintaan merek.
Menteri Luar Negeri Mevlut Cavusoglu sebelumnya mengatakan bahwa ada sebanyak 3.358 siswa yang tinggal di tujuh negara tersebut meminta untuk kembali ke Turki.
Menurut angka resmi terbaru, Turki mengkonfirmasi 1.529 kasus virus korona dengan jumlah kematian mencapai 37.
Setelah muncul di Wuhan, Cina Desember lalu, virus korona , yang secara resmi dikenal sebagai COVID-19, telah menyebar ke setidaknya 168 negara dan wilayah, berdasarkan data yang dikumpulkan oleh Johns Hopkins University di AS.
Jumlah kasus yang dikonfirmasi di seluruh dunia total 378.679 dan jumlah kematian sekarang mencapai 16.000, sementara lebih dari 100.000 orang telah pulih.
*Ditulis oleh Ali Murat Alhas