06 Juli 2017•Update: 06 Juli 2017
ANKARA
Lewat pernyataan tertulis, juru bicara Kementerian Luar Negeri Turki Huseyin Muftuoglu menyatakan penyesalannya atas terjadinya pembantaian massal kelompok teroris Daesh terhadap warga etnis Turkmen yang melarikan diri dari desa-desa sekitar kota Tal Afar, Mosul Barat.
Laporan media menyebutkan Daesh mengeksekusi 200 warga Turkmen di Tal Afar, setelah menahan mereka selama dua bulan.
Daesh menduduki kota Tal Afar sejak pertengahan 2014, memaksa ribuan penduduk setempat untuk meninggalkan rumah mereka.
Sementara itu, militer Irak tetap menggerakkan kampanye secara luas untuk menduduki kembali seluruh bagian kota Mosul, kubu pertahanan terakhir Daesh di Irak Utara.
Dilaporkan oleh Ercan Canbolat, ditulis oleh Handan Kazanci