ANKARA
Indonesia gandeng Turki kerjasama inteligen tangkal terorisme
Indonesian dan Turki menyepakati kerjasama inteligen, khususnya membangun sistem teknologi informasi, dalam rangka memberantas terorisme.
Kerjasama tersebut terungkap saat Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengunjungi Turki atas undangan Presiden Recep Tayyip Erdogan sebelum keduanya bertolak ke Jerman untuk menghadiri KTT G20 di Hamburg.
“Dalam pertemuan dengan Presiden Erdogan saya telah menyampai beberapa bidang kerja sama konkret yg dapat diprioritaskan antara lain di bidang perdag dan investasi di bidang pertahanan, energi, terorisme,” kata presiden Jokowi pada cara konferensi pers bersama, Kamis.
Dalam bidang ekonomi, kedua kepala negara sepakat untuk mengembalikan tren positif perdagangan dan investasi antara lain melalui negosiasi Indonesia-Turkey Comprehensive Economic Partnership Agreement (IT-CEPA).
“Kemudian pengurangan atau pengakhiran hambatan perdagangan dan penciptaan iklim investasi yang kondusif,” kata Jokowi.
Presiden juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan atas dukungan Turki thd pencalonan Indonesia pada pencalonan Dewan Keamanan PBB untuk tahun 2019-2020.