Chandni
01 November 2017•Update: 01 November 2017
Chandni Vasandani
JAKARTA
Walikota Surabaya Tri Rismaharini menerima penghargaan Global Green City dari Global Forum on Human Settlements (GFHS) di New York, kemarin.
Risma, sapaan akrabnya, menghadiri forum global yang diselenggarakan United Nations Environment Program (UNEP) tentang pemukiman dan kota berkelanjutan serta pemilihan kota-kota yang dinilai memiliki komitmen kuat untuk membangun pemukiman berkelanjutan (sustainable cities) yang ramah lingkungan.
Risma mengatakan penghargaan itu “luar biasa” dan merupakan hasil kerja bersama.
“Saya kira penghargaan karena ini hasil kerja keras seluruh komponen, seluruh stakeholder yang ada di kota Surabaya. Dan ternyata kerja keras yang kami lakukan bisa membuahkan suatu karya untuk kebaikan negara Indonesia,” kata Risma kepada kantor berita VOA.
Walikota Surabaya itu pun mempersembahkan penghargaan itu untuk semua penduduk Surabaya.
“Dan ini juga kita jadikan untuk memperbaiki kualitas lingkungan, supaya generasi yang akan datang tetap akan bisa merasakan kualitas pembangunan Surabaya yang baik,” lanjut dia.
Mantan petinggi UNEP Arab Hoballah juga mengatakan Surabaya bisa “memberi contoh ke kota-kota lain di Asia” setelah menerima penghargaan Global Green City.
“Saya pernah ke sana dan melihat sendiri perkembangan masyarakan lokal, sehingga pengakuan ini benar-benar berharga,” kata Hoballah, seperti dikutip VOA.
Selain Surabaya, kota-kota lain yang diberikan penghargaan Global Green City adalah Mannheim di Jerman dan Wuyi di Tiongkok.
Kemenangan Surabaya membuat kota itu dilirik tamu-tamu yang hadir, yang terdiri dari gubernur, walikota, dan para pengusaha.
Kategori Global Green City adalah kategori dengan penilaian tertinggi sebagai kota terbaik dunia.