Maria Elisa Hospita
14 Agustus 2018•Update: 14 Agustus 2018
Muhammad Mussa
LONDON
Dewan Muslim Inggris (MCB) telah mengirimkan surat ke Perdana Menteri Theresa May yang isinya menuntut penyelidikan Islamofobia di dalam tubuh Partai Konservatif (Tory) dan masyarakat Inggris.
Surat yang ditulis oleh Kepala MCB Harun Khan dan diterbitkan pada hari Senin itu mengungkapkan reaksi dan tanggapan terhadap pernyataan mantan Menteri Luar Negeri Boris Johnson, beserta artikelnya yang bernada Islamofobia yang dimuat di Daily Telegraph.
MCB mengatakan bahwa pernyataan mantan menlu itu adalah "hinaan bagi perempuan Muslim" dan "tidak manusiawi".
"Pernyataan itu mengindikasikan Islamofobia tumbuh di bagian tertentu Tory. Kami terkejut bahwa sejumlah besar anggota Tory mendukung Johnson," kata Khan dalam suratnya.
Surat itu juga menyoroti peningkatan penyebaran ujaran kebencian anti-Muslim setelah Johnson menyebut perempuan Muslim bercadar mirip kotak surat dan perampok bank.
"Sejak pernyataan itu dimuat di Daily Telegraph, ujaran kebencian semakin meningkat. Kami khawatir sikap orang-orang semakin buruk terhadap umat Muslim," tambah Khan.
Dalam surat tersebut, Dewan Muslim juga mengapresiasi PM May yang mendesak Johnson untuk meminta maaf sekaligus menunjukkan dukungannya terhadap perempuan Muslim.
Lebih lanjut, pimpinan MCB mengungkapkan keprihatinannya atas perkembangan kelompok sayap kanan di Amerika Serikat dan di seluruh Eropa. Dia mengkhawatirkan adanya interaksi antara Steve Bannon -- pendukung ekstremis sayap kanan -- dengan anggota Kabinet dan Tory.
MCB juga mendesak penyelidikan independen dalam partai Tory sekaligus anggota-anggotanya.
Boris Johnson telah menolak meminta maaf atas komentar-komentar yang dia keluarkan meskipun partainya telah menyuruhnya meminta maaf.
Pimpinan partai Brandon Lewis dan Perdana Menteri Theresa May telah mengkritik Johnson dan mendesaknya untuk meminta maaf.
Kelompok-kelompok advokasi Muslim lainnya, termasuk Tell MAMA, telah meminta Partai Konservatif untuk segera menyelesaikan isu Islamofobia yang melingkungi pemimpin dan anggotanya.