Muhammad Abdullah Azzam
29 November 2018•Update: 29 November 2018
Sayed Khodaberdi Sadat
KABUL
Sebanyak 10 orang tewas akibat serangan dengan bom mobil pada Rabu di Kabul, ibu kota Afghanistan.
Juru bicara polisi Kabul Basir Mujahid mengungkapkan kepada Anadolu Agency, satu dari lima penyerang meledakkan bom mobil di pintu masuk perusahaan keamanan Inggris G4S di daerah Dispicheri, Kabul.
Setelah serangan bom tersebut, empat penyerang lainnya memasuki perusahaan dan baku tembak dengan petugas keamanan di dalam gedung.
Mujahid mengatakan, empat penyerang itu berhasil dilumpuhkan setelah baku tembak yang berlangsung sekitar 10 jam.
Selain menewaskan 10 orang, Mujahid menuturkan bahwa 29 orang, beberapa di antaranya warga negara asing menderita luka-luka dalam serangan itu.
Organisasi Taliban mengklaim serangan tersebut.