Muhammad Abdullah Azzam
02 Mei 2019•Update: 02 Mei 2019
Adam Abu Bashal
ABUJA
Sedikitnya 15 orang tewas dalam serangan bersenjata di wilayah barat laut Nigeria.
Juru bicara Polisi Negara Bagian Katsina, Gambo Isah, mengatakan kepada wartawan bahwa sekelompok orang bersenjata tak dikenal melancarkan serangan ke daerah Safana.
Isah mengungkapkan, 15 orang tewas dan banyak korban lainnya menderita luka parah dalam serangan tersebut.
Selain itu, banyak rumah dibakar selama serangan itu.
Korban luka-luka telah dilarikan ke rumah sakit. Sementara pasukan keamanan telah dikerahkan ke dua daerah itu untuk mengamankan situasi dan melakukan penyelidikan.
Komunitas penggembala nomaden etnis Fulani yang bermigrasi ke bagian selatan Nigeria telah dituduh mencuri hewan-hewan ternak dan menyerang penduduk petani lokal.
Kedatangan komunitas penggembala etnis Fulani ke wilayah selatan Nigeria diawali pada abad ke-18.
Kekerasan antara penggembala dan petani menjadi masalah serius di Nigeria, terutama di kawasan agraris di mana kedua pihak sering saling menuduh.
Banyak pemerintah provinsi, seperti Benue, telah mencoba menyelesaikan pertikaian dengan mengeluarkan undang-undang anti penggembalaan. Namun para penggembala merasa aturan itu tidak adil.
Pengamat mengatakan konflik itu disebabkan perebutan lahan yang makin sengit karena berkurangnya sumber daya alam dan menipisnya kekayaan Danau Chad.