17 Oktober 2017•Update: 18 Oktober 2017
Rafiu Ajakaye
LAGOS, Nigeria
Setidaknya 29 orang tewas pada Senin ketika sejumlah pria bersenjata menyerang sebuah komunitas di Plateu State, Nigeria.
Seorang kepala desa setempat, Sunday Abdul, mengatakan penyerang yang diduga merupakan tentara Fulani itu menyerang desa Nkiedoghwo pada Senin dini hari.
"Para korban merupakan perempuan, anak-anak dan warga lansia," kata Abdul kepada wartawan. "Mereka ditembaki ketika sedang bersembunyi halaman sekolah setelah disuruh berlindung."
Abdul mengecam keras insiden "barbar dan tidak manusiawi" itu dan menyerukan agar pihak berwenang segera menghentikannya.
Juru bicara kepolisian Tyopev Terna tidak membantah atau membenarkan adanya kejadian itu ketika berbicara dengan Anadolu Agency.
"Kami akan merilis pernyataan mengenai situasi itu nanti," kata dia.
Sementara itu, anggota parlemen Suleiman Kwande memastikan serangan itu terjadi dan mendorong agar pihak berwenang meningkatkan keamanan di desa-desa.
"Saya mengimbau agar pemerintah pusat menyelidiki pembunuhan 20 warga di sebuah sekolah dasar di desa Nkiedoghwo di Plateau State," seru dia.
"Peningkatan insiden pembunuhan warga sipil baru-baru ini sangat disayangkan. Warga setempat menderita karena serangan-serangan yang membunuh penduduk tak berdosa."
Serangan ini terjadi hanya tiga hari setelah serangan serupa yang membunuh tiga warga di Plateau State juga.