Mouhamed Gueye
03 Mei 2018•Update: 03 Mei 2018
Mouhamed Gueye
ANKARA
Sebanyak 16 orang dilaporkan tewas dalam bentrokan antara pasukan keamanan dan kelompok bersenjata bernama "General Power" di Bangui, ibu kota Republik Afrika Tengah, Rabu.
Menurut laporan media setempat, bentrokan itu dimulai ketika seorang anggota kelompok bersenjata tersebut ditangkap dekat Gereja Notre Dam de Fatima di daerah KM5, Bangui.
Korban tewas termasuk di antaranya warga sipil yang tengah berada di gereja untuk beribadah. Selain korban tewas, 96 orang lainnya dilaporkan terluka.
Di antara korban tewas terdapat seorang petugas polisi, seorang pendeta dan beberapa anak-anak.
Setelah kejadian itu, warga menuding bahwa pelaku serangan bersenjata itu dilakukan oleh kelompok Muslim. Dengan alasan tersebut, warga kemudian menyerang dua masjid di wilayah itu.
Selain itu, kelompok bersenjata lain yang tak diberitahukan namanya menyeret jasad orang-orang yang tewas dalam bentrokan tersebut ke depan kantor presiden.
Pasukan Pemelihara Perdamaian PBB (MINUSCA) mengutuk serangan yang ditujukan kepada warga sipil dan tempat-tempat ibadah, serta menyerukan kepada masyarakat untuk memelihara ketenangan.