Rhany Chairunissa Rufinaldo
31 Januari 2019•Update: 31 Januari 2019
Muhammad Mussa
LONDON
Sejumlah tokoh budaya paling berpengaruh di Inggris mendesak Perusahaan Penyiaran Inggris (BBC) untuk memboikot Kontes Lagu Eurovision dan mendorong relokasi dari Israel ke negara lain.
Dalam surat yang ditandatangani bersama, yang diterbitkan di surat kabar Guardian pada Rabu, sebuah koalisi yang terdiri dari 50 seniman mendesak BBC untuk meminta penyelenggara kontes lagu memindahkan lokasi acara dari Tel Aviv karena terkait pendudukan militer ilegal Palestina dan pelanggaran hak asasi manusia.
“Pada Mei, BBC bermaksud menyiarkan Eurovision 2019 dari Israel. Eurovision mungkin merupakan hiburan ringan, tetapi tidak mendapat pengecualian dari pertimbangan hak asasi manusia dan kita tidak bisa mengabaikan pelanggaran sistematis Israel atas hak asasi manusia Palestina," kata surat itu.
"Serikat Penyiaran Eropa memilih Tel Aviv sebagai tempat pertemuan, bukan Yerusalem yang diduduki, tetapi ini tidak berarti apa-apa untuk melindungi warga Palestina dari pencurian tanah, penggusuran, penembakan, pemukulan dan lainnya oleh pasukan keamanan Israel," tambahnya.
Kelompok tokoh-tokoh budaya berpengaruh, yang terdiri dari perancang busana Vivienne Westwood, musisi Roger Waters dan aktris Miriam Margolyes, mengatakan bahwa pada 8 Februari, BBC akan menyiarkan program televisi 'You Decide' untuk memilih perwakilan Inggris di Kontes Lagu Eurovision yang akan terbang ke Tel Aviv pada bulan Mei untuk ikut berkompetisi.
"Bagi setiap seniman yang memiliki hati nurani, ini akan menjadi kehormatan yang meragukan," ujar kelompok tersebut.
Mereka mengkritik acara You Decide, dengan alasan bahwa itu bukanlah prinsip yang seharusnya ditujukan ke Palestina, yang tidak dapat memutuskan untuk menghapus pendudukan militer Israel dan hidup bebas dari apartheid.
"Ketika diskriminasi dan pengucilan begitu melekat, klaim Eurovision 2019 untuk merayakan keberagaman dan inklusi harus berdering," kata para seniman,
Mereka menambahkan bahwa tindakan yang jauh lebih selaras dengan 'inklusivitas' adalah mencurahkan dukungan di seluruh Eropa untuk seruan Palestina kepada para artis dan penyiar untuk tidak pergi ke Tel Aviv.
Koalisi seniman juga mengingatkan BBC tentang anggaran dasarnya untuk memperjuangkan kebebasan berekspresi dan bahwa mereka harus bertindak berdasarkan prinsip-prinsipnya dan mendesak agar kontes dipindahkan.
Menanggapi surat itu, BBC mengatakan tidak tepat bagi individu untuk mempolitisasi partisipasi korporasi dalam acara tersebut dengan alasan bahwa Eurovision bukan acara politik dan bahwa partisipasinya tidak mendukung pesan atau kampanye politik apa pun.
"Kompetisi selalu mendukung nilai-nilai persahabatan, inklusi, toleransi dan keragaman, kami tidak yakin apakah pantas menggunakan partisipasi BBC untuk alasan politik. Karena itu, kami akan mengambil bagian dalam acara tahun ini. Negara tuan rumah ditentukan oleh aturan kompetisi, bukan BBC," ujar stasiun televisi itu.
Para artis yang menandatangani surat itu sebelumnya menyerukan boikot budaya terhadap Israel dan secara terbuka mengkritik seniman yang telah mengorganisir dan mengambil bagian dalam acara-acara di Israel.
Desakan publik ini dilakukan menyusul kampanye sebelumnya yang diselenggarakan oleh gerakan Boikot, Divestasi dan Sanksi (BDS) untuk memindahkan acara tersebut ke Eropa.