Ekip
18 Desember 2017•Update: 18 Desember 2017
GAZA, Palestina
Sembilan orang Palestina terluka pada Minggu dalam aksi demonstrasi mengecam pengakuan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump terhadap Yerusalem sebagai ibu kota Israel.
Satu yang korban luka mengalami kritis karena ditembak oleh peluru tajam milik serdadu Israel, kata Juru Bicara Kementerian Kesehatan Palestina Ashraf Al-Kudra pada Anadolu Agency.
Bulan Sabit Merah Palestina menyebutkan dalam pernyataan tertulisnya bahwa 57 orang juga terkena imbas gas air mata dalam sejumlah aksi massa di kawasan West Bank.
Sejak AS mengakui Yerusalem, delapan orang Palestina sudah menjadi martir dalam sejumlah aksi protes di negara tersebut, termasuk oleh serangan udara Israel pada masyarakat sipil di kawasan Gaza.
Al- Kudra juga mengatakan setidaknya 535 orang, termasuk 47 anak-anak, telah terluka sejak aksi massa meningkat, dan 14 ambulan mengalami kerusakan karena ditembaki tentara Israel.
Dalam menghalau aksi protes yang dilakukan masyarakat Palestina, tentara Israel dilaporkan mengunakan peluru tajam.