Muhammad Abdullah Azzam
19 Februari 2019•Update: 19 Februari 2019
Bahattin Gönültaş, Cüneyt Karadağ
MUNICH
Global Public Policy Institute yang berbasis di Berlin menerbitkan sebuah laporan berjudul "Tak ada tempat untuk bersembunyi: Logika Menggunakan Senjata Kimia di Suriah".
Laporan yang diterbitkan atas dukungan dari Kementerian Luar Negeri Jerman itu mengungkapkan serangan kimia yang dilancarkan oleh rezim Assad secara signifikan lebih banyak dari yang telah diketahui.
Menurut laporan tersebut, setidaknya ada 336 serangan kimia di Suriah sejak 2011 dan 98 persen di antaranya dilakukan oleh rezim Assad. Semetara enam serangan kimia dilakukan oleh Daesh.
Sebanyak 90 persen dari serangan kimia itu terjadi pada Agustus 2013, setelah masyarakat dunia memberikan reaksi besar-besaran terhadap serangan-serangan rezim yang menargetkan rakyatnya sendiri.
Presiden AS pada periode itu Barack Obama menggambarkan serangan-serangan kimia oleh rezim itu sebagai pelanggaran terhadap "garis merah".