Shadi Khan Saif
16 Juni 2018•Update: 17 Juni 2018
Shadi Khan Saif
KABUL, Afganistan
Seorang pimpinan Taliban Pakistan yang terkenal dengan kejahatannya, Mullah Fazlullah, telah terbunuh oleh serangan drone Amerika Serikat di provinsi Kunar, Afganistan, pejabat dan media lokal mengkonfirmasinya pada Jumat.
Berasal dari distrik Swat di Pakistan, pimpinan kelompok Tehrek-e-Taliban Pakistan (TTP) telah beroperasi dari persembunyiannya di hutan-hutan yang berada di wilayah timur Afganistan sejak 2009.
Muhammad Radmanesh, deputi juru bicara Kementerian Pertahanan berbicara kepada Anadolu Agency, Fazlullah - yang masuk dalam daftar pencarian orang Kementerian Luar Negeri A.S. sejak Maret - telah terbunuh dalam serangan drone dua hari lalu.
Dalam sebuah pernyataan yang dirilis oleh TTP, kelompok tersebut mengakui pimpinannya telah terbunuh. Kelompok teroris tersebut menuduh badan intelijen Afganistan, NDS -telah lama dicurigai oleh Pakistan karena menyembunyikan Fazlullah - memberikan informasi kepada A.S. terkait penyerangan tersebut.
Letnan Kolonel Martin O’Donnell, juru bicara pasukan A.S. yang berada di Afganistan juga telah mengkonfirmasi serangan tersebut, menyampaikan kepada media lokal TOLO: "Pasukan A.S. melakukan serangan kontraterorisme pada 13 Juni, di provinsi Kunar, dekat perbatasan Afganistan dan Pakistan, yang menargetkan pimpinan senior organisasi teroris."
Kabar tersebut menyusul pertemuan Jenderal Qamar Javed Bajwa, pimpinan pasukan Pakistan dengan Presiden Afganistan Muhammad Ashraf Ghani pada Selasa di Kabul untuk memperbarui proses perdamaian. Bajwa mendarat di Kabul pada hari pertama kesepakatan gencatan senjata yang diumumkan oleh pemerintah terhadap Taliban.