Maria Elisa Hospita
19 Juli 2018•Update: 19 Juli 2018
Hassan Isilow
JOHANNESBURG
Warga Afrika Selatan pada Rabu beramai-ramai memberikan waktu mereka selama 67 menit untuk membantu orang-orang yang kurang beruntung sebagai bagian dari peringatan Hari Internasional Nelson Mandela.
Wakil Presiden David Mabuza menghabiskan 67 menit di sekolah menengah setempat untuk mengajar dan berbagi pengetahuan.
"Saya membagikan pakaian dan selimut bekas kepada para tunawisma,'' ungkap Nuru Mohamed, seorang warga Pretoria. Afrika Selatan saat ini tengah menghadapi musim dingin, sehingga Mohamed yakin bahwa sumbangannya akan bermanfaat.
Mandela telah mengajarkan orang-orang Afrika Selatan dan dunia untuk berbagi dengan orang yang kurang beruntung, sekaligus mewujudkan rekonsiliasi antara warga kulit putih dan kulit hitam.
Hari Internasional Nelson Mandela ditetapkan secara resmi oleh PBB pada tahun 2009, yang diperingati setiap tanggal 18 Juli, yaitu hari lahir Mandela.
Nelson Mandela adalah presiden pertama yang terpilih secara demokratis di Afrika Selatan pada tahun 1994 - sebuah jabatan yang dia duduki selama lima tahun.
Warga Afrika Selatan menganggap Mandela sebagai "bapak bangsa" setelah menghabiskan 27 tahun di penjara karena menolak aturan minoritas kulit putih di negara itu (apartheid).
Mandela meninggal dunia pada Desember 2013.