Astudestra Ajengrastrı
13 Februari 2018•Update: 14 Februari 2018
Hassan Isilow
JOHANNESBURG
Partai penguasa dalam parlemen Afrika Selatan, Kongres Nasional Afrika (African National Congress/ANC) memberi ultimatum kepada Presiden Jacob Zuma untuk mengundurkan diri dari jabatannya, dan mengancam akan memaksanya mundur bila Zuma menolak, lapor televisi nasional SABC pada Selasa.
Komite eksekutif partai ini bertemu pada Senin untuk membahas masa depan Zuma. Pertemuan ini berlangsung selama delapan jam, dan berakhir pada Selasa pagi.
Ketua ANC yang baru Cyril Ramaphosa dan Sekretaris Jenderal Ace Magashule menempuh perjalanan ke kediaman Zuma di Pretoria pada Senin malam untuk menyampaikan keputusan ini.
Tekanan untuk menurunkan Zuma telah berlangsung sejak wakilnya, Ramaphosa, terpilih sebagai ketua partai pada Desember 2017.
Anggota partai ANC yang dahulu menyokong Zuma meminta dia segera mengundurkan diri, karena keberadaannya telah menjadi beban bagi partai dan dianggap bisa menggerus suara dalam pemilihan umum 2019 nanti bila Zuma tak segera lengser.
Saat ini, Zuma menghadapi 783 tuntutan kriminal, termasuk tuduhan pencucian uang, pemerasan, dan penipuan yang terkait dengan pembelian senjata untuk keperluan negara pada 1999.
Sementara itu, partai oposisi menyerukan mosi tidak percaya terhadap presiden berusia 75 tahun, yang masa jabatannya diwarnai dengan beberapa tuduhan korupsi itu.
ANC kabarnya akan berbicara kepada media pada hari Selasa. Sementara juru bicara presiden, juga juru bicara ANC, tidak bersedia memberikan komentar.