Maria Elisa Hospita
26 Oktober 2018•Update: 26 Oktober 2018
Umar Farooq
WASHINGTON
Kelompok demonstran menggelar unjuk rasa di luar Kedutaan Besar Arab Saudi di Amerika Serikat (AS) pada Kamis menuntut keadilan untuk jurnalis Saudi, Jamal Khashoggi.
Penyelenggara juga mengumumkan pembentukan Asosiasi Teman Khashoggi se-Dunia, yang menyerukan keadilan bagi sang jurnalis dan keluarganya.
“Saya ingin menanyakan pada orang-orang di gedung ini dan atasan-atasan mereka di Riyadh: Mengapa mereka menculik, menyiksa, membunuh dan mencabik-cabik teman saya Jamal Khashoggi?” ujar Safei-Eldin Hamed, presiden Pusat Hubungan Amerika Mesir (CEAR).
Pekan lalu, para pejabat Saudi mengatakan bahwa Khashoggi, kolumnis Washington Post, tewas dalam perkelahian di konsulatnya di Istanbul.
Para pengunjuk rasa juga menyoroti kejahatan Saudi di Yaman.
“Orang-orang yang menangisi Jamal Khashoggi, banyak dari mereka mendukung pembunuhan orang-orang Yaman oleh Saudi. Banyak dari mereka bersenang-senang di atas penderitaan anak-anak Yaman,” tandas Ali al-Ahmed, Direktur Institut Urusan Negara Teluk dan jurnalis di hadapan demonstran.
Selain berunjuk rasa, demonstran juga mencoba mengirimkan surat ke Raja Saudi Salman bin Abdulaziz, namun dicegat oleh penjaga keamanan sebelum mereka sempat mencapai tangga kedutaan, kurang dari 30 meter dari pintu masuk.
"Pembunuhan Khashoggi yang keji akan menodai nama baik dan reputasi Kerajaan Arab Saudi. Raja Salman harus berani bertindak karena Andalah yang menempati takhta Arab Saudi," kata mereka lewat surat tersebut.
Demonstran juga berbaris menuju kantor Senator Republik Bob Corker yang mengepalai Komite Senat untuk Hubungan Luar Negeri untuk menyerahkan surat serupa.