Maria Elisa Hospita
02 Juni 2019•Update: 06 Juni 2019
Ali Abo Rezeg
KHARTOUM
Tentara Sudan dan Pasukan Dukungan Cepat telah mengepung Jalan Nil di ibu kota karena "alasan keamanan".
Menurut saksi mata, pasukan keamanan mengepung jalan dari arah timur dan barat Kota Khartoum, area aksi protes warga Sudan yang sudah berlangsung selama beberapa pekan terakhir.
Asosiasi Profesional Sudan mengungkapkan bahwa seorang warga sipil ditembak hingga tewas oleh pasukan keamanan di area yang sama pada Kamis.
Di hari yang sama, Dewan Transisi Militer (TMC) mengumumkan bahwa aksi protes yang diadakan di depan markas tentara di Khartoum menjadi "ancaman keamanan negara".
Insiden itu terjadi di tengah seruan kelompok-kelompok oposisi untuk menekan TMC agar menyerahkan kekuasaan kepada otoritas sipil.
Pada April, militer Sudan menggulingkan mantan presiden Omar al-Bashir yang telah berkuasa selama 30 tahun.
Selama dua tahun ke depan, TMC akan mengawasi "masa transisi" dan mengadakan pemilihan presiden.
Namun, para demonstran tetap menuntut dewan militer menyerahkan kekuasaan ke otoritas sipil sesegera mungkin.