Diyar Güldoğan
22 April 2026•Update: 22 April 2026
Amerika Serikat akan menjadi tuan rumah putaran baru perundingan antara Lebanon dan Israel pekan ini di Washington, DC, sebagai bagian dari upaya mendorong dialog langsung di tengah ketegangan yang masih berlangsung.
Juru bicara Departemen Luar Negeri AS mengatakan kepada Anadolu pada Selasa bahwa Duta Besar AS untuk Israel Mike Huckabee dijadwalkan menghadiri pertemuan tersebut.
AS akan menggelar putaran kedua pembahasan tingkat duta besar pada Kamis di Departemen Luar Negeri. Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari apa yang disebut juru bicara sebagai “keterlibatan yang produktif” dalam pembicaraan awal pada 14 April.
Huckabee akan bergabung dengan pejabat tinggi AS lainnya, termasuk Menteri Luar Negeri Marco Rubio dan Penasihat Michael Needham.
Selain itu, Duta Besar AS untuk Lebanon Michel Issa, Duta Besar Lebanon untuk AS Nada Hamadeh Moawad, serta Duta Besar Israel untuk AS Yechiel Leiter juga dijadwalkan hadir dalam pertemuan tersebut.
“Kami akan terus memfasilitasi pembicaraan langsung yang konstruktif dan beritikad baik antara kedua pemerintah,” ujar juru bicara itu.
Pada Jumat, gencatan senjata selama 10 hari mulai berlaku antara Lebanon dan Israel.
Namun, Menteri Pertahanan Israel Israel Katz sehari kemudian menyatakan bahwa Israel berniat mempertahankan kendali atas seluruh wilayah yang didudukinya di Lebanon selatan selama ofensif terbaru.
Sejak 2 Maret, serangan Israel ke Lebanon telah menewaskan sekitar 2.300 orang, melukai lebih dari 7.500 orang, dan menyebabkan lebih dari 1 juta orang mengungsi, menurut data resmi.