Rhany Chairunissa Rufinaldo
31 Agustus 2018•Update: 01 September 2018
Ovunc Kutlu
NEW YORK
AS bisa jadi akan mengenakan tarif tambahan pada barang-barang asal China paling cepat pekan depan setelah periode komentar publik tentang masalah ini berakhir, menurut laporan Kamis.
Presiden AS Donald Trump telah mengisyaratkan niatnya untuk mengenakan tarif USD200 miliar setelah batas waktu 6 September berakhir, lapor Bloomberg News.
Tarif 25 persen AS untuk barang-barang China senilai USD34 miliar telah dilaksanakan pada bulan Juli, sementara tambahan USD16 miliar mulai berlaku pekan lalu.
Trump mengatakan pada bulan lalu bahwa dia siap menaikkan tarif hingga USD500 miliar, hampir mendekati total keseluruhan nilai barang yang diimpor AS dari China pada 2017.
Sementara Beijing sejauh ini telah menanggapinya dengan memberlakukan tarif yang sama terhadap AS, upaya itu akan gagal jika Trump menjalankan rencananya untuk mengenakan tarif USD200 miliar.
China hanya mengimpor produk Amerika senilai USD130 miliar tahun lalu, menurut Departemen Perdagangan AS.
Setelah laporan itu, saham AS menurun, dengan Dow turun sebanyak 137 poin, sementara S&P 500 dan Nasdaq masing-masing mengakhiri pemecahan rekor empat harinya.