Rhany Chairunissa Rufinaldo
19 Desember 2018•Update: 19 Desember 2018
Elena Teslova
MOSKOW
Rusia mengatakan pada Selasa bahwa Amerika Serikat mengkonfirmasi rencananya untuk menarik diri dari Perjanjian Intermediate-Range Nuclear Forces (INF) yang telah diumumkan sebelumnya.
Sebuah nota diplomatik yang mengkonfirmasi langkah AS disampaikan melalui saluran politik tingkat tinggi, kata Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Ryabkov dalam sebuah pernyataan yang dipublikasikan di situs web Kementerian Luar Negeri.
“Sehubungan dengan niat AS untuk menarik diri dari perjanjian, kami akan tetap membuka pintu untuk dialog yang substantif, konstruktif dan dapat diterima bersama untuk mencari cara melestarikan Perjanjian INF,” kata Ryabkov.
Sebelumnya, Presiden Rusia Vladimir Putin memperingatkan bahwa berakhirnya perjanjian itu bisa menyebabkan runtuhnya sistem pengendalian senjata dan non-proliferasi senjata pemusnah massal.
Putin mengatakan jika masalahnya ada pada karakter bilateral dari perjanjian itu, maka perjanjian bisa diperluas dengan memasukkan negara-negara baru melalui negosiasi atau menyusun sebuah pakta baru.
"Jika AS memutuskan untuk keluar dari perjanjian, saya pikir perlu ditegaskan sekali lagi bahwa kami secara terpaksa akan mengambil langkah-langkah tambahan untuk memperkuat keamanan kami," ujarnya.
Perjanjian yang ditandatangani pada 1987 oleh pemimpin Soviet Mikhail Gorbachev dan Presiden AS Ronald Reagan ini sebagian besar dirancang untuk mencegah kemungkinan perang nuklir di Eropa.