Maria Elisa Hospita
30 Desember 2018•Update: 30 Desember 2018
Mohamad Misto, Levent Tok, Adham Kako
HASAKAH, Suriah / ANKARA
Menyusul keputusan penarikan pasukan Amerika Serikat dari Suriah, gudang militer AS pertama di dekat perbatasan Irak dievakuasi pada Jumat.
Menurut seorang sumber, pasukan AS telah meninggalkan sebuah gudang di Malikiye di timur laut Provinsi al-Hasakah.
Sejumlah kendaraan berlapis baja - dari gudang seluas 400 meter persegi yang menjadi tempat persinggahan sekitar 50 tentara AS - dikirim ke Irak.
Pasukan AS yang berbasis di sekitar gudang juga diberangkatkan ke Irak.
Gudang itu berfungsi sebagai pusat distribusi materi AS ke kelompok teroris YPG / PKK di utara Suriah melalui Irak.
Turki sejak lama menentang dukungan AS untuk YPG / PKK, dengan alasan bahwa mendukung satu kelompok teroris (YPG / PKK) untuk melawan kelompok teroris lainnya (Daesh) tidak masuk akal.
Kehadiran militer Washington di Suriah telah mencakup sekitar 18 pangkalan militer.
Pekan dulu, Presiden AS Donald Trump mengumumkan akan menarik militernya dari Suriah.
Keputusan itu diambil setelah dia berdiskusi dengan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan lewat telepon, di mana keduanya sepakat tentang perlunya koordinasi yang lebih efektif di Suriah.
Dalam lebih dari 30 tahun kampanye terornya melawan Turki, PKK - yang terdaftar sebagai organisasi teroris oleh Turki, Amerika Serikat, dan Uni Eropa - telah bertanggung jawab atas kematian sekitar 40.000 jiwa, termasuk perempuan dan anak-anak.
YPG adalah cabang PKK di Suriah.