Muhammad Abdullah Azzam
01 Agustus 2019•Update: 01 Agustus 2019
Hakan Çopur
WASHINGTON
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengeluarkan memorandum yang mengakui Brasil secara resmi sebagai sekutu utama Amerika yang non-NATO.
Presiden Trump meresmikan langkah sebelumnya untuk memberikan status sekutu non-NATO utama kepada Brasil dengan mengirimkan sebuah memorandum kepada Menteri Luar Negeri Mike Pompeo.
Dengan demikian, Brasil kini menjadi sekutu utama AS yang diprioritaskan dalam kerja sama di bidang pertahanan.
Langkah ini menjadikan Brasil menjadi salah satu negara prioritas dalam penjualan senjata dari AS.
Brasil dapat berpartisipasi dalam pelelangan yang diadakan oleh Pentagon dan juga dapat melakukan latihan bersama dengan pasukan AS.
Manfaat penunjukan ini di antaranya kolaborasi pada pengembangan teknologi pertahanan, akses khusus ke pembiayaan peralatan militer, akses istimewa ke industri pertahanan AS, dan latihan militer bersama.
Tujuh belas negara lain memegang status sekutu non-NATO utama, termasuk Israel, Jepang, dan Korea Selatan.
Pada Maret, Trump mengatakan bahwa Amerika Serikat "sangat mampu" untuk memberikan beberapa hak istimewa NATO ke Brasil.
Brasil kini menjadi negara Amerika Latin pertama yang bergabung dengan NATO.
Tujuh belas negara lain memegang status sekutu non-NATO utama, termasuk Israel, Jepang, dan Korea Selatan.