Rıskı Ramadhan
01 November 2017•Update: 02 November 2017
Kasım Ileri
WASHINGTON
Mayor Jenderal James Jarrard yang memimpin operasi melawan Daesh oleh koalisi yang dipimpin Amerika Serikat di Suriah mengatakan, ada lebih dari 4.000 tentara AS yang mendukung upaya Pasukan Demokratik Suriah (PKK/PYD) memberontak di Suriah.
Mayor Jenderal James Jarrard mengatakan hal itu saat menjawab pertanyaan-pertanyaan wartawan mengenai operasi melawan Daesh di Suriah melalui sambungan video conference di Departemen Pertahanan Amerika Serikat (Pentagon).
Menjawab pertanyaan mengenai jumlah tentara AS di Suriah, Jarrard mengatakan ada lebih dari 4.000 orang.
Salah seorang wartawan menanyakan apakah angka itu benar, sebab sebelumnya Pentagon hanya menyebut angka sekitar seribu.
“Mohon maaf saya salah mengucapkannya, ada sekitar 500 tentara di Suriah,” jawab Jarrard mengoreksi.
Menurut pernyataan resmi Pentagon, di Suriah terdaftar 503 tentara Amerika Serikat, namun disebutkan pasukan rotasi yang ditempatkan sementara di wilayah tersebut tidak termasuk dalam angka resmi, sehingga jumlah pasukan AS di Suriah sebenarnya lebih dari 503.
Juru Bicara Pentagon Eric Pahon kepada Anadolu Agency mengatakan angka 4.000 yang disebutkan Jerrard sangat salah. Dia mengaku sudah melihat jumlah rahasianya, dan itu “jauh di bawah yang disebutkan Jarrard”.
Sudah menjadi rahasia umum jika AS memiliki personil di Suriah jauh lebih banyak daripada jumlah resmi yang disebutkan.
Amerika Serikat mendukung PKK/PYD di bawah nama Pasukan Demokratik Suriah atau SDF dengan tujuan memerangi Daesh di Suriah. Ankara menganggap SDF sebagai cabang organisasi teroris PKK di Suriah, yang telah diperangi Turki selama lebih dari 30 tahun.
Ankara menentang keras tindakan Amerika Serikat mendukung dan menyediakan senjata terhadap kelompok teror.