Maria Elisa Hospita
11 Juli 2019•Update: 12 Juli 2019
Michael Hernandez
WASHINGTON
Presiden Amerika Serikat Donald Trump akan menerima kunjungan Perdana Menteri Pakistan Imran Khan di Gedung Putih 22 Juli.
Kunjungan Khan akan berfokus pada peningkatan kerja sama antara Amerika Serikat dan Pakistan untuk membawa perdamaian, stabilitas, dan kemakmuran ekonomi ke wilayah yang telah menyaksikan terlalu banyak konflik.
"Presiden Trump dan Perdana Menteri Khan akan membahas berbagai masalah, termasuk kontraterorisme, pertahanan, energi, dan perdagangan, dengan tujuan menciptakan perdamaian untuk Asia Selatan dan kemitraan abadi antara kedua negara," jelas juru bicara Stephanie Grisham dalam sebuah pernyataan.
Islamabad telah mengkonfirmasi pertemuan itu pekan lalu, dengan mengatakan Khan akan mengunjungi AS pada 21-23 Juli.
Ini akan menjadi kunjungan perdana Khan ke AS setelah partainya, Tehreek-e-Insaf (PTI) Pakistan memenangkan pemilihan umum bulan lalu dan membentuk pemerintahan baru.
Pengumuman Pakistan dikeluarkan beberapa hari setelah Washington memasukkan Balochistan Liberation Army (BLA) - sebuah kelompok separatis di Pakistan, tetapi bermarkas di Afghanistan - sebagai kelompok teroris.