Hayati Nupus
27 Maret 2019•Update: 27 Maret 2019
Riyaz ul Khaliq
ANKARA - Badan antariksa Amerika Serikat membatalkan momentum antariksa bersejarah bagi perempuan karena minimnya ukuran kostum, ujar lembaga itu, Selasa.
Astronot Anne McClain dan Christina Koch yang semula dijadwalkan untuk “mengarungi luar angkasa” pada 29 Maret, namun, "[...] manajer memutuskan untuk penyesuaian tugas, sebagian karena ketersediaan pakaian luar angkasa di stasiun,” ujar NASA dalam pernyataannya.
"McClain mempelajari selama perjalanan ruang angkasa pertamanya bahwa kostum yang cocok untuknya berukuran medium. Karena hanya ada satu kostum berukuran medium yang tersedia pada Jumat, 29 Maret, Koch yang akan mengenakannya,” kata NASA, menambahkan bahwa Koch akan bergabung dengan astronot NASA Nick Hague.
Koch akan menjadi perempuan penjelajah ruang angkasa yang ke-14 pada Jumat esok.
AS telah melakukan 213 wahana antariksa sementara Rusia 160.
Kosmonot Rusia Svetlana Savitskaya menjadi perempuan pertama yang berangkat ke luar angkasa pada 25 Juli 1984.
NASA mencatat astronot perempuan pertamanya pada 1978, dan kini 34 astronot NASA berjenis kelamin perempuan.