Hayati Nupus
27 Maret 2019•Update: 27 Maret 2019
Gokhan Ergocun
ISTANBUL
Parlemen Eropa (EP) pada Selasa mengumumkan bahwa mereka telah menyetujui aturan hak cipta internet yang baru.
“Penerbit berita [perusahaan media] dan kreatif akan diberdayakan untuk bernegosiasi dengan raksasa internet soal aturan hak cipta baru," kata EP dalam siaran pers.
EP juga mengatakan aturan baru itu disetujui oleh 348 suara, sementara 274 lainnya tidak setuju dan 36 abstain, termasuk soal "perlindungan kebebasan berekspresi".
Aturan baru itu akan memberikan kesempatan kepada produsen konten–musisi, penulis naskah, aktor dan perusahaan media–untuk membuat kesepakatan remunerasi yang lebih baik dengan raksasa teknologi, seperti YouTube, Facebook, dan Google News.
“Saat ini, perusahaan internet memperoleh sedikit insentif untuk menandatangani perjanjian lisensi yang adil dengan pemilik hak, karena mereka tidak dianggap bertanggung jawab atas konten yang diunggah,” kata parlemen.
Peraturan ini akan membuat perusahaan internet bertanggung jawab dan meningkatkan peluang pemilik hak untuk memperoleh perjanjian lisensi yang adil.
EP mengatakan platform nonkomersial - seperti Wikipedia - tidak akan terpengaruh aturan ini.
Axel Voss, anggota parlemen EP, mengatakan: "Aturan ini adalah langkah penting untuk memperbaiki situasi yang memungkinkan beberapa perusahaan memperoleh uang dalam jumlah besar tanpa memberi imbalan layak pada ribuan kreatif dan jurnalis yang menyandarkan hidup pada pekerjaan mereka."
"Ini adalah aturan yang melindungi kehidupan masyarakat, menjaga demokrasi dengan mempertahankan lanskap media yang beragam, memperkokoh kebebasan berekspresi, dan mendorong pengembangan start-up dan teknologi," tambahnya.
Proses legislasi untuk memperkenalkan aturan baru telah dimulai sejak 2016.