05 September 2017•Update: 06 September 2017
DAKAR, Senegal
Hujan lebat di ibu kota Sierra Leone selama dua hari terakhir telah mengungsikan sekitar 4.500 jiwa, menewaskan dua anak-anak, dan menghancurkan rumah dan perabotan, kata juru bicara pemerintah, Senin.
"Banjir baru selama akhir pekan mengakibatkan 4.471 jiwa mengungsi dari daerah Congo Cross dan Kota Murray," kata Abdulai Bayraytay ke Anadolu Agency.
Banjir terbaru ini terjadi beberapa pekan setelah bencana banjir dan longsor pada 14 Agustus yang menewaskan lebih dari 600 orang dan mengungsikan lebih dari 10.000 orang di Freetown, ibu kota Afrika Barat.
Pemerintah dan mitra internasional lainnya bekerja sama membangun permukiman sementara bagi korban banjir, sementara kami mencari solusi jangka panjang lainnya," jelas Bayraytay.
Ia juga mendesak warga Freetown untuk menghindari perjalanan melalui banjir atau berkendara di jembatan, dan meminta mereka untuk mengikuti instruksi dari petugas penyelamat.