05 September 2017•Update: 05 September 2017
JENEWA
Swiss menawarkan diri sebagai mediator untuk membantu penyelesaian krisis nuklir Korea Utara, Senin.
“Kami siap untuk menawarkan peran kami sebagai mediator yang baik. Saya rasa dalam beberapa minggu mendatang, banyak hal yang akan terjadi tergantung dengan bagaimana Amerika Serikat dan Tiongkok dapat berpengaruh dalam krisis ini,” kata Doris Leuthard dalam sebuah konferensi pers di Bern, Senin.
Ia mengatakan bahwa hingga saat ini sanksi untuk Korut hanya berdampak kecil terhadap ancaman nuklir.
“Ini saatnya untuk berdialog,” tambahnya.
Leuthard juga memperingatkan AS dan Tiongkok untuk tidak menanggapi ancaman tersebut dengan berlebihan.
Senin, Korut mengklaim telah meledakkan bom hidrogen baru, yang artinya mengkonfirmasi dugaan uji coba nuklir keenam oleh Korut.
Kantor berita resmi Pyongyang KCNA mengumumkan bahwa uji coba “sempurna” melibatkan sebuah bom hidrogen yang dapat dipasang di rudal balistik antarbenua.