Rhany Chairunissa Rufinaldo
19 Desember 2018•Update: 19 Desember 2018
Arif Yusuf
ERBIL, Irak
Menteri Luar Negeri Belanda Stef Blok pada Selasa mengatakan bahwa Amsterdam akan terus melatih pasukan Peshmerga yang berada di bawah komando Pemerintah Daerah Kurdi (KRG).
Blok membuat pernyataan tersebut pada sebuah konferensi pers bersama dengan Perdana Menteri KRG Nechirvan Barzan di Erbil, ibu kota administratif KRG.
Blok menegaskan kepada para wartawan bahwa Belanda akan terus melatih petugas Peshmerga di Pusat Koordinasi Pelatihan Erbil.
"Kami juga akan menyediakan penasihat militer sebagai bagian dari rencana reformasi bersama kami untuk sektor keamanan di kawasan itu," kata dia.
Sementara itu, Barzani mengatakan bahwa KRG juga telah meminta bantuan Belanda di sektor pangan dan pertanian lokal.
Delegasi dari sektor swasta lokal, lanjutnya, akan segera mengunjungi Belanda untuk mengikuti seminar.
Pada September, pemerintah Belanda mengumumkan rencananya untuk mengerahkan 50 tentara ke utara Irak untuk mengamankan daerah yang baru-baru ini dibebaskan dari kelompok teroris Daesh.
Menteri luar negeri Belanda tiba di Erbil dari Baghdad pada Senin pagi sebagai bagian dari tur ke Irak utara.
Menurut sistem federal Irak, semua perjanjian antara negara asing dan KRG harus disetujui terlebih dahulu oleh Baghdad.