Muhammad Abdullah Azzam
22 Februari 2018•Update: 22 Februari 2018
Adam Abu Bashal
ABUJA
Juru bicara kepolisian Provinsi Yobe, Abdulmaliki Sumonu mengatakan bahwa ada banyak siswi menghilang setelah serangan Boko Haram ke sebuah sekolah di distrik Dapchi, Rabu.
Sumonu mengatakan bahwa hanya tersisa 815 dari 926 total murid di sekolah. Sumonu mencatat bahwa pihak sekolah dan polisi tak mendapatkan kabar apapun terkait 111 anak perempuan yang hilang setelah serangan tersebut.
Sumonu mengatakan bahwa kepolisian sedang melakukan pencarian di wilayah tersebut, “Dalam waktu singkat para siswi akan segera diselamatkan,” ujar dia.
Pada hari Senin Boko Haram menyergap sebuah sekolah perempuan di distrik Dapchi.
Dalam dua tahun terakhir sedikitnya seribu orang tewas akibat serangan organisasi teroris Boko Haram di Nigeria, Afrika Barat.
Penyerangan oleh Boko Haram lebih banyak terjadi di provinsi Borno, Yobe dan Adamawa, Timur Laut Nigeria.
Dalam 2 tahun terakhir, 602 milisi Boko Haram terbunuh dalam operasi yang dilakukan oleh tentara Nigeria.
Organisasi teroris Boko Haram muncul di Nigeria sejak awal tahun 2000-an. Militannya memulai aksi kekerasan besar-besaran pada tahun 2009 setelah pemimpinnya Mohammad Yusuf meninggal dalam tahanan.
Serangan teroris yang tiada henti dan konflik yang terjadi di dalam negeri menyebabkan ratusan ribu warga harus mengungsi.