Eşref Musa,Mehmet Burak Karacaoğlu
13 Juli 2021•Update: 15 Juli 2021
TAL ABYAD
Koalisi Oposisi Suriah (SOC) memperlihatkan dokumen baru yang membuktikan keterlibatan rezim Assad dalam kejahatan perang terhadap warga sipil di sebuah rumah sakit di Kota Homs.
Berbicara pada konferensi pers di Istanbul, Nasr al-Hariri, pemimpin Koalisi Nasional Pasukan Revolusioner dan Oposisi Suriah, membagikan dokumen yang membuktikan keterlibatan rezim dalam pembunuhan massal 5.210 orang di Rumah Sakit Abdul Qader Al-Shaqfa di Distrik al-Waer di pusat kota Homs.
Al-Hariri mengungkapkan orang yang membocorkan dokumen dari rumah sakit saat ini tinggal di daerah yang dibebaskan dari rezim, dokumen tersebut resmi dan dikeluarkan oleh rezim Assad karena mereka membawa stempel obat forensik, administrasi rumah sakit, dan layanan keamanan rezim.
Al-Hariri menekankan bahwa SOC akan bekerja dengan PBB, Uni Eropa, AS, Inggris, Dewan Hak Asasi Manusia PBB, dan organisasi internasional lainnya untuk membangun mekanisme yang efektif untuk meminta pertanggungjawaban rezim Assad atas kejahatan ini.
Dalam laporan ke-10, yang dirilis pada 2013, Komisi Penyelidikan Internasional Independen untuk Republik Arab Suriah mengatakan rezim Assad menggunakan Rumah Sakit Abdul Qader Al-Shaqfa sebagai pangkalan militer untuk menekan protes.
Suriah dilanda perang saudara sejak awal 2011, ketika rezim Bashar al-Assad menindak pengunjuk rasa pro-demokrasi dengan keganasan yang tak terduga.