Maria Elisa Hospita
29 Juni 2018•Update: 30 Juni 2018
Godfrey Olukya
ARU, Republik Demokratik Kongo
Dalam sebulan terakhir, sedikitnya 100 orang meninggal dunia di Provinsi Kasai Oriental, Republik Demokratik Kongo (DRC).
Pejabat kesehatan mengatakan sebagian besar korban ditemukan tak bernyawa di rumah mereka karena tidak mencari pertolongan medis, lantaran percaya bahwa penyakit tersebut disebabkan oleh santet.
Pengawas kesehatan di Kasai, Francis Nsaye, mengatakan kepada Anadolu Agency: "Wabah kolera telah menyebar ke Provinsi Kasai Oriental, Mbuji-Mayi, dan desa-desa sekitarnya. Lebih dari 100 orang meninggal dunia dan 800 lainnya tengah menjalani perawatan. Kami mengupayakan yang terbaik untuk menghentikan penyebaran penyakit,"
Menurut Nsaye, Gubernur Alphonse Ngoyi Kasanji telah meminta campur tangan yang memadai dari pemerintah pusat dan mitra pembangunan.
Wabah kolera seringkali menyerang DRC. Setiap tahunnya, ratusan orang meninggal karena penyakit ini.