Godfrey Olukya
05 Juni 2018•Update: 05 Juni 2018
Godfrey Olukya
ARU, Republik Demokratik Kongo
Lebih dari 1.100 orang telah divaksinasi terhadap demam berdarah Ebola di provinsi barat Republik Demokratik Kongo sejak 21 Mei, kata para pejabat terkait pada Senin.
Vaksinasi ini menargetkan daerah-daerah yang terkena dampak yakni di provinsi Equateur barat, termasuk Mbandaka, di mana 567 orang divaksinasi, Bikoro (269), dan Iboko (276), kata Kementerian Kesehatan Masyarakat negara itu dalam sebuah pernyataan.
“Lebih dari 1.000 orang telah divaksinasi. Latihan ini telah menargetkan para profesional kesehatan yang bekerja pada korban Ebola, mengkonfirmasi adanya kasus terkait, dan hubungannya," kata Abel Bogole dari kementerian tersebut.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan kementerian mengumumkan pada 8 Mei bahwa ada konfirmasi kasus Ebola di negara tersebut.
Sejauh ini lebih dari 25 orang telah meninggal akibat Ebola di negara itu, sementara lebih dari 50 kasus penyakit telah dikonfirmasi.
Kasus ini bukan pertama kalinya Ebola menyerang Republik Demokratik Kongo, yang setiap tahun masuk dalam kelompok salah satu negara termiskin di dunia.
Wabah besar-besaran yang terjadi beberapa di antaranya dialami pada tahun 2012 yang menewaskan empat orang, kemudian pada tahun 2014 dengan menewaskan 49 orang, dan pada tahun 2017 yang menewaskan empat orang.