Maria Elisa Hospita
09 Oktober 2018•Update: 09 Oktober 2018
Ozcan Yildirim
BUDAPEST, Hongaria
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menegaskan bahwa Konsulat Arab Saudi di Istanbul harus membuktikan apakah wartawan yang menghilang, Jamal Khashoggi, telah meninggalkan gedung konsulat setelah memasukinya pada Selasa lalu.
"Ini adalah tanggung jawab kemanusiaan dan politik kami untuk mengusut masalah ini dengan tegas," kata Erdogan selama konferensi pers bersama dengan Perdana Menteri Hongaria Victor Orban di Budapest.
"Ada beberapa orang yang datang dari Arab Saudi [hari itu]. Kantor kejaksaan publik sedang menyelidiki masalah ini," jelas dia, sambil menambahkan bahwa rekaman dari bandara sedang dipelajari.
Presiden Turki juga menanggapi keterangan dari Saudi: "Para pejabat Konsulat Saudi di Istanbul tidak bisa hanya mengatakan 'dia meninggalkan gedung.' Mereka wajib membuktikan klaim mereka. Jika dia benar-benar meninggalkan gedung, maka Anda perlu membuktikannya,"
Khashoggi, jurnalis dan kolumnis untuk The Washington Post, telah menghilang sejak dia memasuki konsulat di Istanbul pada 2 Oktober.
Polisi Turki yang menyelidiki kasus tersebut mengatakan bahwa 15 warga Saudi, termasuk beberapa pejabat, tiba di Istanbul dengan dua pesawat dan memasuki konsulat di mana Khashoggi berada.
Pada Senin, Turki mendesak "kerja sama penuh" dari pihak berwenang Saudi dalam mencari jurnalis yang hilang.