Ahmet Gencturk
12 April 2022•Update: 13 April 2022
ANKARA
Gereja Rusia mendesak masyarakat untuk mendukung perang yang sedang berlangsung melawan Ukraina, lapor Orthodox Times pada Senin.
Menggarisbawahi bahwa perang Rusia di Ukraina adalah pertempuran melawan nilai-nilai liberal Barat yang merosot, Kepala Gereja Rusia Patriarkat Kirill mengatakan, "Semoga Tuhan membantu kita menyatukan masa-masa sulit ini untuk negara kita, dan otoritas.”
Dalam perkembangan terkait, penyiar publik Yunani ERT mengutip Patriark Bartholomew, kepala Patriarkat Ortodoks Yunani Fener Istanbul, yang mengatakan bahwa konflik yang sedang berlangsung itu tidak suci dan malah bersifat jahat.
“Kami mendukung hukum, mendukung kebenaran. Hukum dan kebenaran ada di Ukraina, itulah sebabnya kami bersama Ukraina,” ujar Bartholomew.
“Kami orang Kristen percaya bahwa kebenaran adalah Kristus sendiri. Kristus kemudian akan membebaskan Ukraina, yang memiliki kebenaran di pihaknya,” imbuh dia.
Setidaknya 1.793 warga sipil telah tewas dan 2.439 terluka di Ukraina sejak Rusia menyatakan perang pada 24 Februari, menurut perkiraan PBB, dan angka sebenarnya dikhawatirkan jauh lebih tinggi.
Sekitar 4,5 juta orang Ukraina telah melarikan diri ke negara lain, dengan jutaan lainnya mengungsi, menurut badan pengungsi PBB.