Yasser al-Banna
26 April 2018•Update: 27 April 2018
Yasser al-Banna
GAZA CITY, Palestina
Kelompok Palestina Hamas pada Rabu membantah laporan tentang adanya negosiasi untuk kesepakatan pertukaran tahanan dengan Israel.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu sebelumnya mengatakan pada hari Rabu bahwa pemerintahnya melakukan upaya "diplomatik dan rahasia" untuk membebaskan orang-orang Israel yang ditahan di Jalur Gaza sejak 2014.
Informasi tersebut datang dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh kantor Netanyahu setelah pertemuan antara perdana menteri dan keluarga dari seorang warga Israel di Gaza.
Dalam sebuah pernyataan, Hamas menggambarkan pernyataan Netanyahu sebagai "kebohongan untuk menutupi kegagalannya dalam menyelesaikan masalah ini".
Tahun lalu, Brigade Ezzedine al-Qassam, kelompok bersenjata Hamas, mengatakan telah menerima tawaran Israel untuk pertukaran tawanan.
Israel mengatakan dua tentara dan dua warga sipil ditahan oleh Hamas di Jalur Gaza sejak 2014 ketika Israel melancarkan serangan mematikan terhadap wilayah Palestina.
Hamas menolak untuk mengkonfirmasi klaim Israel, tetapi kelompok Palestina menuntut pembebasan puluhan tahanan Palestina yang ditangkap Israel setelah mereka dibebaskan saat kesepakatan pertukaran yang dimediasikan oleh Mesir untuk membebaskan prajurit yang ditangkap di Gilad Shalit pada 2011.
Palestina mencatat, sekitar 6.500 warga Palestina saat ini ditahan di penjara Israel, termasuk puluhan wanita dan sejumlah anak di bawah umur.