18 Oktober 2017•Update: 19 Oktober 2017
RAMALLAH
Palestina menolak syarat yang diajukan Israel untuk memulai kembali perundingan rekonsiliasi.
Menurut kantor berita resmi Palestina WAFA, Juru Bicara Kepresidenan Palestina Nabil Abu Rudeineh menegaskan kesepakatan di Kairo bergerak ke arah yang benar.
Abu Rudeineh mengatakan tuntutan Israel tidak akan mengubah keputusan resmi Palestina guna melanjutkan proses rekonsiliasi Hamas dan Fatah.
“Kesepakatan antara Hamas dan Fatah adalah keuntungan besar bagi Palestina,” ungkap Abu Rudeineh.
Israel mengajukan tujuh syarat awal termasuk pelucutan senjata Hamas untuk memulai kembali perundingan dengan Palestina.
Pekan lalu delegasi Hamas dan Fatah telah menandatangani kesepakatan rekonsiliasi di Kairo.
Perundingan perdamaian antara Israel dan Palestina dihentikan pada tahun 2014.