Pizaro Gozali İdrus
25 Januari 2019•Update: 27 Januari 2019
Pizaro Gozali
JAKARTA
Gerakan Perlawanan Palestina Hamas menekankan pentingnya membangun hubungan bilateral dengan pemerintah Malaysia untuk memperjuangkan hak-hak bangsa Palestina.
Kepala Biro Politik Hamas Ismail Haniyeh berterima kasih kepada Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad atas pendirian kuat terhadap hak-hak Palestina dan keberanian Malaysia menolak Israel memasuki negara itu.
“Haniyeh menekankan pentingnya menjaga hubungan bilateral yang kuat antara Palestina dan Malaysia dan antara Hamas dan pemerintah Malaysia,” ujar pernyataan resmi Hamas pada Jumat melansir isi percakapan telepon kedua pemimpin.
Haniyeh juga menghargai sikap konsisten Malaysia di belakang hak-hak Palestina terutama status Yerusalem dan hak bangsa Palestina untuk kembali.
Dalam sambungan telepon itu, Mahathir juga menyatakan dukungan tak tergoyahkan bagi rakyat Palestina dan hak mereka untuk melawan penjajahan Israel.
Mahathir juga menekankan Israel adalah negara kriminal yang tidak diterima Malaysia.
Mahathir menekankan hubungan bilateral antara kedua belah pihak harus terus tumbuh lebih kuat.
Malaysia, kata Mahathir, juga akan terus mendukung perjuangan Palestina sampai Palestina mencapai kemerdekaan dan mengembalikan hak-hak mereka.