Derya Gulnaz Ozcan dan Ayhan Mehmet
01 Maret 2022•Update: 03 Maret 2022
ATHENS
Sekitar 100 pengungsi Ukraina, yang lari akibat perang tiba di Yunani Selasa pagi.
Setelah perjalanan panjang hampir 30 jam, para pengungsi tiba di ibukota Yunani Athena, di mana mereka disambut oleh kerabatnya tinggal di Yunani.
Pengungs tersebut sebagian besar terdiri dari wanita dan anak-anak dan ada juga yang membawa hewan peliharaannya.
Berbicara kepada Anadolu Agency, seorang wanita Ukraina, Maria, mengatakan bahwa dia bergabung dengan konvoi bersama putri dan cucunya.
“Saya belum tidur sejak awal perang. Saya selalu memikirkan kerabat saya. Saya menangis memikirkan mereka,” katanya.
“Kami datang ke sini tetapi teman dan kerabat saya ada di sana (Ukraina). Saya memikirkan mereka," kata Yelizaveta, pengungsi lainnya.
Yelizaveta, yang berharap orang-orang yang dicintainya di Kyiv pergi ke Yunani atau negara lain yang aman sesegera mungkin, mengatakan: "Seluruh dunia harus melakukan yang terbaik untuk mengakhiri perang ini."
Perang Rusia-Ukraina memasuki hari keenam pada Selasa, dengan laporan terbaru menunjukkan pasukan Rusia sedang menuju ibukota, Kyiv.
Perang telah disambut dengan kemarahan dari masyarakat internasional.
Uni Eropa, Inggris, Jepang dan AS menerapkan berbagai sanksi ekonomi terhadap Rusia.
Setidaknya 102 warga sipil telah tewas sejauh ini di Ukraina dan lebih dari 500.000 lainnya telah meninggalkan negara itu, menurut PBB.
Ukraina mengatakan lebih dari 350 warga sipil tewas dan lebih dari 1.600 terluka selama serangan oleh pasukan Rusia.