Dandy Koswaraputra
03 Januari 2019•Update: 03 Januari 2019
Michael Hernandez
WASHINGTON
Setidaknya 376 migran tewas di perbatasan AS-Meksiko pada 2018, menurut laporan PBB.
Organisasi Internasional untuk Migrasi Proyek Hilang Migran memperkirakan kematian mencakup 214 pria, 20 wanita dan empat anak.
Laporan tersebut menambahkan sebanyak 138 lainnya tidak dapat diidentifikasi.
“Yang lain kemungkinan meninggal, tetapi jenazah mereka belum ditemukan,” kata laporan tersebut.
Sebagian besar dari mereka yang tewas berasal dari Amerika, dan hanya dua ang berasal dari Asia Selatan, tidak datang dari wilayah tersebut, katanya.
Data tersebut muncul di tengah pendekatan garis keras Presiden AS Donald Trump terkait imigrasi, baik ilegal maupun legal, termasuk tindakan keras terhadap peraturan suaka.
Kebijakan imigrasi Trump telah mendorong penumpukan orang di pintu masuk resmi bagi pencari suaka.
Penumpukan tersebut membuat banyak orang menunggu di Meksiko selama berbulan-bulan.