Muhammad Abdullah Azzam
03 Januari 2019•Update: 03 Januari 2019
Sayed Khodaberdi Sadat
KABUL
Lima tentara tewas akibat serangan bom di pangkalan militer di distrik Maywand di provinsi Kandahar, selatan Afghanistan.
Juru bicara polisi distrik Maywand Esref Vatandost mengatakan kepada wartawan, militan Taliban pada Rabu meledakkan bom yang mereka pasang di terowongan yang mereka gali di bawah pangkalan militer tersebut.
Selain menewaskan lima tentara, Vatandost mengatakan serangan itu juga melukai enam tentara lainnya.
Taliban mengklaim dalam sebuah pernyataan, sebanyak 35 tentara tewas dan terluka dalam serangan itu.
Saat tahun baru tiba, konflik Afghanistan yang sudah berlangsung lama bergeser menjadi perang psikologis ketika jumlah korban mulai meningkat di berbagai sisi.
Data yang dihimpun oleh Anadolu Agency menunjukkan bahwa pada Desember saja, setidaknya 150 pasukan keamanan, 184 warga sipil dan ratusan pemberontak bersenjata tewas dalam serangkaian insiden mematikan, sementara 14 tentara NATO tewas sepanjang 2018.
Angka kematian yang terus tinggi mencerminkan tekad pemerintah dan Taliban untuk menunjukkan kekuatan mereka di tengah desakan Amerika Serikat untuk mengakhiri perang tersebut.