Muhammad Abdullah Azzam
05 Mei 2020•Update: 05 Mei 2020
Bilal Güler
ANKARA
Parlemen Iran pada Senin mengadopsi UU yang menghapus empat nol terakhir pada nilai mata uang nasional rial.
Kepala Bank Sentral Iran Abdolnaser Hemmati mengumumkan keputusan Parlemen Iran dalam pernyataannya di akun media sosial.
"RUU yang diusulkan oleh Bank Sentral, yang mengusulkan untuk menghilangkan empat nol dari mata uang nasional dan menunjuk toman sebagai mata uang resmi, disetujui pada pertemuan pagi ini di Parlemen," kata Hemmati.
Hemmati mengatakan bahwa pemerintah akan menggantikan penggunaan rial setelah langkah-langkah tertentu.
Dia membantah kritik melakukan redenominasi mata uang dengan menghapus empat nol terakhir pada rial akan menyebabkan inflasi di negara tersebut.
Gubernur Bank Sentral Iran Hemmati telah menyiapkan usulan untuk penghapusan empat angka nol rial Iran kepada pemerintah sejak Januari 2019.