Chandni
13 November 2017•Update: 13 November 2017
Sena Guler, Burcu Arik dan Satuk Bugra Kutlugun
ANKARA / TEHERAN
Gempa berskala 7,3 skala Richter mengguncang utara Irak dan Iran, kata Badan Survei Geologi Amerika Serikat pada Minggu petang.
"Kami sudah mencatat 129 korban tewas dan sekitar 1000 orang terluka," kata Wakil Gubernur provinsi Kermanshah di Iran.
Pusat gempa diperkirakan sekitar 32 kilometer dari kota Halabja, dekat perbatasan dengan Iran, dan 103 dari kota Sulaymaniyah, dengan kedalaman 33 kilometer. Gempa terjadi pukul 21.19 waktu setempat, kata Badan Survei Geologi AS.
Berita awal mengabarkan adanya enam korban tewas di kota Qasr-e Shirin di perbatasan Iran-Irak, menurut kantor berita IRNA dan Fars.
Media Irak mengatakan gempa itu merusak sejumlah bangunan di Kirkuk dan Sulaymaniyah.
Pihak medis Sulaymaniyah yang terletak di area Pemerintahan Regional Kurdistan (KRG) mengatakan setidaknya 50 orang terluka.
Guncangan itu disusul sekitar selusin gempa susulan berkisar antara 3,1 hingga 4,1 SR.
Layanan telepon, internet dan listrik di sejumlah kota-kota dilaporkan rusak dan tidak berfungsi.
Gempa dirasakan warga di tenggara dan timur Turki, termasuk provinsi Diyarbakir, Batman, Mardin, Hakkari, Van, Mus dan Sirnak. Selain itu, guncangan juga dirasakan di Kuwait, Suriah, Lebanon, dan Pakistan.