Chandni
04 Januari 2018•Update: 05 Januari 2018
Wassim Samih Seifeddine, Zeynep Hilal Karyagdi
BEIRUT
Sekretaris Jenderal Hezbollah Hassan Nasrallah pada Rabu mengatakan demonstrasi di Iran tidak terkait isu-isu politik dan sedang ditangani rezim dengan baik.
"Krisis di Iran terjadi karena masalah ekonomi, bukan politik," kata Nasrallah dalam wawancara dengan stasiun televisi al-Mayadeen.
Pemimpin kelompok asal Lebanon itu menafsir unjuk rasa terjadi setelah sejumlah bank menyatakan bangkrut. Menyusul itu, menurut Nasarallah, sejumlah kelompok politik ikut campur sehingga demonstrasi diwarnai elemen politik.
Dia mengatakan kejadian itu sudah diurus dengan baik oleh Iran, karena rezim pemerintah cekatan dan tidak membuat warga gelisah.
Pada 27 Desember, ribuan warga Iran turun ke jalanan di kota Mashhad dan Kashmar untuk memprotes pemerintah akan kenaikan harga komoditas dan kesalahan pengelolaan.
Sejak dimulainya demonstrasi enam hari lalu, setidaknya 23 orang sudah tewas - termasuk seorang polisi - sementara ratusan lainnya ditahan.
Kemarin, massa pro-pemerintah mengadakan aksi solidaritas untuk menentang aksi demonstrasi anti-rezim dan peristiwa penghancuran fasilitas umum. Aksi pro-pemerintah ini dilakukan di kota Ahwaz, Abadan, Gorgan, Khorramabad, dan Kermanshah.
Mohammad Ali Jafari, kepala Korps Garda Revolusi, mengatakan pada Rabu gerakan protes di Iran sudah berakhir.
"Hari ini adalah hari di mana aksi hasutan berakhir," kata Jafari dalam pernyataannya yang disiarkan televisi nasional Iran.