Rhany Chairunissa Rufinaldo
30 September 2019•Update: 01 Oktober 2019
Mehmet Yilmaz
ANKARA
Perdana menteri Hongaria mengatakan negaranya dapat membantu melindungi perbatasan Italia sebagai bagian dari upaya untuk memerangi migrasi tidak teratur.
"Jika perlu, kita dapat melakukan perlindungan di beberapa wilayah perbatasan Italia," kata Victor Orban, pada kongres Partai Fidesz, Minggu.
"Anda telah mengizinkan masuknya migran gelap, tetapi Anda masih bisa melakukan pengiriman sejumlah besar migran gelap dari Italia ke negara asal mereka," tambah dia.
Orban menyatakan bahwa negara-negara Eropa Tengah terus melindungi perbatasan luar Eropa dan menuduh Perdana Menteri Italia Giuseppe Conte memiliki kebijakan imigrasi yang lemah.
Hongaria, dengan dukungan para mitranya di Grup Visegrad, Polandia dan Slovakia, telah memperkuat pasukan dan polisi di perbatasannya sebagai bagian dari langkah-langkah melawan migran gelap.
Negara itu mendirikan pagar kawat berduri di sepanjang perbatasannya dengan Serbia dan Kroasia untuk menghentikan gelombang migran gelap.
Hongaria juga telah menyatakan keadaan darurat di daerah perbatasan dan memperketat hukuman untuk penyeberangan ilegal.
Undang-undang yang disahkan di parlemen juga mewajibkan migran gelap, termasuk anak-anak, untuk dilindungi di kamp-kamp perbatasan selama menunggu permohonan suaka mereka dikabulkan.