Nani Afrida
30 Juli 2018•Update: 30 Juli 2018
EKIP
ANKARA
Perdana Menteri Kamboja saat ini Hun Sen mengklaim kemenangan berdasarkan hasil awal pemilihan umum pada Minggu, media setempat melaporkan.
Karena tidak ada pihak oposisi yang ikut dalam pemilihan tersebut, Partai Rakyat Kamboja (CPP) memperoleh sekitar 80 persen suara dan setidaknya 100 dari 125 kursi di parlemen, Channel News Asia yang berbasis di Singapura melaporkan mengutip juru bicara partai Sok Eysan.
"Tidak kurang dari 100 kursi dan bisa lebih dari 100 kursi," katanya seperti dikutip Channel News Asia.
Menurut Komisi Pemilihan Umum, lebih dari 82 persen pemilih terdaftar atau lebih dari 6,8 juta orang telah memberikan suara mereka.
Hasil resmi akan diumumkan pada 15 Agustus mendatang.
Sekitar 8,3 juta orang terdaftar untuk memilih dalam pemilihan, Kyodo News Agency melaporkan.
Selain Partai Rakyat Kamboja, 19 partai kecil lainnya juga ikut dalam pemilu tersebut.
Tak satu pun partai tersebut yang memenangkan kursi di pemilihan 2013.
Tahun lalu, partai oposisi utama Kamboja, National Rescue Party (CNRP) dibubarkan oleh perintah pengadilan.
Sam Rainsy, mantan pemimpin CNRP yang sekarang hidup di pengasingan, menyerukan boikot pemilihan, kata kantor berita itu.
Hun Sen telah memerintah Kamboja selama 33 tahun terakhir.