Muhammad Abdullah Azzam
14 Mei 2018•Update: 14 Mei 2018
Nour Mahd Ali Abu Aisha, Gülşen Topçu
GAZA
Komite Internasional Palang Merah (ICRC) di Gaza mengungkapkan bahwa pihaknya telah memasok dua truk bantuan medis dan kemanusiaan ke dalam Jalur Gaza melalui pintu perbatasan Karam Abu Salem.
Karam Abu Salem merupakan satu pintu perbatasan yang dikendalikan oleh Israel yang selama ini menghubungkan Jalur Gaza dengan dunia luar.
Dalam sebuah pernyataan tertulis dari Direktur kantor ICRC di Gaza, Guislain Defurne menuturkan bahwa dua truk besar yang berisi persediaan bantuan darurat yang dialokasikan untuk pusat kesehatan di Gaza telah melewati perbatasan tersebut.
Tercatat dalam pernyataan tersebut, kondisi fasilitas medis di Gaza saat sebelum aksi ''Great March of Return'' yang digelar sejak bulan Maret lalu itu sangat tak memadai, kondisi sektor kesehatan di sana semakin memburuk setelah ratusan warga Palestina terluka dalam aksi damai itu diangkut ke rumah sakit.
Dalam pernyataan sebelumnya, Kementerian Kesehatan di Gaza telah menjelaskan bahwa sektor kesehatan di wilayah tersebut telah memasuki batas bahaya karena krisis fasilitas medis dan masalah obatan.
Kementerian Kesehatan juga memperingatkan bahwa kejadian belakangan ini akan menambah tingkat bahaya ini.
Unjuk rasa akan berlangsung hingga Selasa, 15 Mei, yang bertepatan dengan peringatan Hari Jadi Negara Israel yang ke-70.
Sejak unjuk rasa dimulai pada 30 Maret, setidaknya 47 demonstran asal Palestina tewas dan ratusan lainnya terluka.
Warga Palestina dalam dua hari ini akan menyelenggarakan aksi demonstrasi untuk mengutuk pemindahan Kedutaan Besar AS dari Tel Aviv ke Yerusalem serta memperingati Hari Nakba, hari kehancuran atau hari malapetaka dimana kenangan buruk tentang pengusiran bangsa Palestina yang kemudian mendorong terbentuknya Negara Israel pada tahun 1948.