Rhany Chairunissa Rufinaldo
12 Juni 2020•Update: 13 Juni 2020
Cheena Kapoor
NEW DELHI, India
India pada Kamis mengatakan bahwa pihaknya sedang dalam pembicaraan dengan China untuk menyelesaikan konflik selama lima minggu di wilayah Himalaya di Ladakh.
"Telah disepakati selama pertemuan 6 Juni bahwa resolusi awal situasi akan sesuai dengan bimbingan para pemimpin kita," kata Anurag Srivastava, juru bicara Kementerian Luar Negeri India.
"Kedua belah pihak mempertahankan keterlibatan untuk menyelesaikan situasi dengan damai paling awal untuk memastikan perdamaian dan ketenangan di daerah perbatasan," lanjut dia.
Media lokal melaporkan bahwa delegasi militer dari negara-negara bersenjata nuklir itu bertemu untuk keempat kalinya pada Rabu dalam upaya untuk menyelesaikan masalah secara damai.
Pada Rabu, juru bicara Kementerian Luar Negeri China Hua Chunying mengatakan kepada wartawan bahwa konsensus penting telah tercapai.
"Melalui saluran diplomatik dan militer, China dan India baru-baru ini melakukan komunikasi yang efektif dan mencapai kesepakatan tentang penanganan situasi di bagian barat perbatasan China-India," ujar dia.
Sengketa perbatasan, yang dimulai pada 5 Mei, telah menyebabkan penempatan tentara di kedua sisi Garis Kontrol Aktual.
Pada 2017, kedua pasukan dikunci dalam kebuntuan selama 73 hari di dataran tinggi Doklam yang disengketakan dekat Sikkim, terkait pembangunan jalan oleh China.
Sekitar 270 tentara India yang dipersenjatai dengan senjata dan dua buldoser menyeberangi perbatasan Sikkim ke Doklam untuk menghentikan pasukan China membangun jalan.