Marıa Elısa Hospıta
30 Januari 2020•Update: 31 Januari 2020
Riyaz ul Khaliq
ANKARA
India meminta Israel dan Palestina untuk berdialog setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump merilis "Kesepakatan Abad Ini" usulannya.
Dalam sebuah pernyataan, Kementerian Luar Negeri India mengatakan bahwa New Delhi "konsisten mendukung perjuangan Palestina".
Namun, India juga tidak menolak usulan Trump yang mendapat kecaman dari seluruh dunia karena berusaha memihak kepentingan Israel.
“India menyerukan solusi dua negara untuk masalah Israel-Palestina. Kami menegaskan kembali bahwa masalah ini pada akhirnya harus diselesaikan melalui negosiasi langsung antara kedua pihak dan dapat diterima oleh keduanya,” tegas kementerian.
Pada Selasa, Trump mengungkapkan rencana perdamaian Palestina-Israel di hadapan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu di Gedung Putih.
Trump menyebut Yerusalem sebagai "ibu kota Israel yang tidak terbagi."
Beberapa kelompok dan negara - termasuk Turki - pun mengecam rencanan perdamaian tersebut.
"Kami mendesak negosiasi antara kedua pihak sehingga mereka menemukan solusi dua negara dan bisa hidup berdampingan dengan damai. Kami akan terus mengikuti perkembangan masalah ini dan terlibat dengan para pihak terkait," tambah India.