Erric Permana
28 Februari 2019•Update: 01 Maret 2019
Erric Permana
JAKARTA
Indonesia resmi menerapkan tarif 0 persen untuk produk milik Palestina yaitu kurma dan minyak zaitun.
Kebijakan ini resmi diterapkan, setelah Wakil Presiden Indonesia Jusuf Kalla menyerahkan langsung Peraturan Menteri Keuangan mengenai penerapan tarif 0 persen kepada Dubes Palestina untuk Indonesia Zuhair M Al Shun di Kantor Wakil Presiden, Jakarta pada Kamis.
Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita mengatakan kebijakan tersebut merupakan komitmen dukungan dalam bidang ekonomi dari Indonesia kepada Palestina.
"Insya Allah dalam bulan Ramadan ini kita sudah menikmati kurma dari Palestina," ujar Enggar di Kantor Wapres RI, Jakarta pada Kamis.
Duta Besar Palestina untuk Indonesia Zuhair M Al Shun berterima kasih kepada Presiden dan Wakil Presiden serta masyarakat Indonesia atas bantuan dan dukungannya kepada Indonesia.
Menurutnya, dukungan tersebut sangat penting bagi Palestina lantaran kondisi politik dan perekonomian yang sulit di negaranya.
Dubes Palestina memastikan kurma yang akan diekspor ke Indonesia merupakan kurma yang berasal dari wilayahnya dan bukan berasal dari wilayah Israel.
Dia menyebut kurma ini berasal dari wilayah Tepi Barat Palestina.
Sementara itu Wakil Menteri Luar Negeri Indonesia AM Fachir mengatakan kebiajkan penerapan tarif 0 persen tersebut merupakan bentuk nyata dukungan Indonesia.
"Ini salah satu bukti bahwa yang kita lakukan itu tidak dalam hanya bentuk pernyataan atau slogan tapi real dalam kegiatan," jelas Fachir.
Tidak hanya di bidang politik internasional, Fachir mengatakan Indonesia akan terus mendukung Palestina di segala bidang.